Pagi ini mentari bersinar dengan indahnya. Ia seolah mengiringi langkahmu yang sedang berjalan kaki menuju sebuah taman yang indah. Kamu membawa sekuntum mawar di tangan dengan berhati-hati karena tentu kamu tidak ingin kalau mawar itu sampai rusak.
Berselang beberapa langkah kemudian, mendung mulai menutupi langit. Sinar mentari pagi yang tadinya cerah pun kini hilang sudah. Namun, kamu tetap berjalan menuju taman yang sudah kamu tuju. Hujan pun turun di saat dirimu belum sampai di taman yang indah itu. Bukannya kamu berlindung atau berteduh, kamu terus berjalan dan tetap melindungi bunga mawar yang kamu bawa.
Betapa bahagianya dirimu ketika melihat gadis cantik yang duduk manis di taman di tengah guyuran hujan. Terlihat jelas, baju gadis itu basah kuyup oleh air hujan yang terus turun pada pagi hari ini. Kamu berjalan ke arah gadis itu dengan perlahan tapi pasti. Sesampainya di tempat gadis cantik itu, kamu serahkan bunga mawar yang kamu bawa, lalu bilang, “I love you.” Gadis itu pun menjawab, “I love you too.”