Malam sudah larut, orang-orang sudah pada tidur. Lampu pun sudah pada padam. Kamu keluar dari persembunyian di bawah tong sampah, dan memasuki salah satu rumah.
Setelah berada di dalam rumah, kamu berlari ke sana kemari. Namun, tidak kunjung mendapat tikus yang menjadi buruanmu. Padahal, tikus di rumah ini terlihat cukup banyak berkeliaran di mana-mana. Namun, saat kamu mulai mengejar, tikus-tikus itu selalu bisa lolos darimu.
“Ah, capek. Mungkin gue yang udah tua, ngejar si tikus aja kagak bisa. Mana perut gue laper lagi.” Setelah monolog seperti itu, kamu melihat kecoa berjalan dengan santainya. Mungkin kecoa itu berpikir bahwa tidak mungkin akan kamu santap. Namun ternyata, begitu kecoa itu sampai di depanmu, kamu langsung tangkap dan menelannya dengan utuh.